04 Januari 2017 | dilihat: 514 Kali
Penghentian Kerjasama Militer Indonesia Australia
noeh21

WartaOne, Jakarta - Permintaan penghentian kerja sama sudah dilayangkan oleh TNI kepada militer Australia pada pertengahan Desember 2016 lalu. Mulai saat itu penghentian kerja sama sementara berlaku, baik latihan maupun tukar menukar perwira.

Kapuspen TNI, Mayor Jendeal Wuryanto menyatakan Indonesia menangguhkan kerjasama militer karena alasan teknis tanpa memberikan rincian. Namun, menurut sejumlah laporan, kerjasama ini ditangguhkan karena adanya sikap tidak sopan yang ditampilkan oleh militer Australia.

"Semua bentuk kerja sama telah ditangguhkan. Ada hal-hal teknis yang perlu dibahas. Sangat mungkin kerja sama akan kembali dilakukan jika semua masalah itu telah selesai," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto di Jakarta, Rabu.

Melansir Reuters pada Rabu (4/1), disebutkan pelatih pasukan khusus Indonesia melihat adanya materi yang menghina prinsip Pancasila dalam program pelatihan Australia, yang mencakup kepercayaan pada Tuhan, persatuan Indonesia, keadilan sosial dan demokrasi.

Laporan media Australia mengatakan materi ofensif itu ditemukan di Campbell Barracks, pangkalan militer yang berada di bagian bara Perth. Namun, pihak Campbell Barracks enggan memberikan keterangan apapun mengenai hal ini.

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Menteri Luar Negeri Julie Bishop, Menteri Pertahanan Marise Payne juga melakukan hal yang sama. Mereka menolak untuk mengomentari penangguhan kerja sama militer ini.

Indonesia sendiri terakhir kali menangguhkan hubungan militer dengan Australia pada tahun 2013 lalu. Penangguhan ini disebabkan, karena adanya penyadapan yang dilakukan Australia terhadap sejumlah pejabat tinggi Indonesia. Salah satu pejabat yang disadap adalah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(ant/sn) 

Berita Terkait

00030902

Total pengunjung : 30902
Hits hari ini : 97
Total Hits : 155743
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)