04 Desember 2017 | dilihat: 238 Kali
Inilah Alasan Jokowi Usulkan ‎Hadi Tjahjanto Untuk Jadi Panglima TNI
noeh21
Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan pernyataan kepada wartawan usai melantik 187 perwira baru di Lanud Adi Soemarmo, Solo, Selasa ( 21/11/2017).

WartaOne/Jakarta — Presiden Joko Widodo resmi mengajukan nama Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima baru TNI.

Hadi akan menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun.

Juru Bicara Presiden, Johan Budi mengatakan, ‎presiden melihat Hadi cakap dan mampu dalam menjalankan tugasnya sebagai Panglima TNI.

Serta, Hadi pun dianggap memenuhi persyaratan yang ada dalam Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 khususnya Pasal 13‎.

"Cakap berarti mumpuni, mungkin ya, tentu Presiden punya pertimbangan-pertimbangan ya. Kenapa Pak Hadi yang dipilih, selain yang tadi saya sebut," ujar Johan, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Johan menjelaskan, Pasal 13 dalam UU TNI No 34 Tahun 2004 menyebutkan dalam kaitan dengan Panglima TNI, calon tersebut pernah menjabat kepala staf atau sedang menjabat kepala staf salah satu angkatan di TNI.

"Kemudian bisa bergantian, yang ketiga Presiden juga mengusulkan satu nama Panglima TNI ke DPR untuk diminta persetujuan, jadi itu adalah mengacu pada UU TNI No 34 Tahun 2004," kata Johan.

Fadli Zon menjelaskan bahwa sebelumnya, surat pengajuan Hadi sebagai calon Panglima TNI tersebut diserahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Senin (4/12/2017) pagi.

"Surat tadi saya terima dan juga diserahkan langsung kepada Plt Sekjen DPR Ibu Damayanti untuk kami proses," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Fadli menambahkan, dalam surat tersebut sekaligus disampaikan bahwa Gatot akan diberhentikan dengan hormat. Selanjutnya, surat akan dibahas dalam rapat pimpinan DPR yang menurut rencana digelar Senin siang.

Sesuai mekanisme, surat akan terlebih dahulu dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk mengagendakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh komisi terkait, yakni Komisi I.

Berita Terkait

00026500

Total pengunjung : 26500
Hits hari ini : 107
Total Hits : 127038
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)