03 November 2016 | dilihat: 402 Kali
Menjelang Aksi 4 November Sejumlah Media Online Ditutup
noeh21
(ist)

WartaOne, Jakarta -  Pemerintah menyatakan penutupan situs yang dianggap menyebarkan paham radikal sebagai program berkesinambungan. Pemblokiran 11 media massa online oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi diklaim tidak berhubungan langsung dengan rencana unjuk rasa di Jakarta, Jumat besok.

“Itu adalah upaya menjalankan pedoman penyiaran informasi publik. Kalau waktunya sekarang, memang berbarengan dengan rencana demonstrasi itu,” ujar Asisten Deputi Media Massa Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Muztahidin, melalui sambungan telepon, Kamis (3/11).

Muztahidin mengatakan, dengan penutupan itu, pemerintah sebenarnya mengharapkan adanya kesadaran dari pelaku media untuk melakukan swasensor atas produk jurnalistik mereka. 

Lebih dari itu, kata dia, pemerintah ingin menegaskan bahwa persatuan bangsa lebih penting dibandingkan kepentingan kelompok tertentu.

“Ini penting di era keterbukaan informasi. Kalau tidak diawasi justru akan merusak dan merendahkan kualitas demokrasi itu sendiri,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam surat yang dikirimkan ke sejumlah internet service provider,  Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo meminta penutupan akses terhadap 11 situs.

Hal itu dikonfirmasi Plt Pusat Humas dan Informasi Kominfo Noor Izha.

“Sebenarnya permintaan untuk memblokir itu sudah ada beberapa waktu lalu, tapi semakin ke sinii permintaannya semakin besar. Maka kami perlu menindak,” ujarnya.

Di antara 11 situs berbasis dari yang diblokir tersebut adalah portalpiyungan.com, suara-islam.com, pos-metro.com, dan media-nkri.com.

Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir 11 situs yang diduga mengandung konten Suku, Agama dan Ras (SARA). Penutupan ini terjadi jelang aksi demo besar-besaran pada 4 November 2016, besok.

Dalam surat yang dikirimkan ke sejumlah Internet Service Provider (ISP), Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo meminta 11 situs tersebut diblokir sementara.

“Itu memang permintaan dari beberapa instansi terkait, kolaborasi antara pihak kepolisian, BIN (Badan Intelejen Negara) dan laporan warga,” kata Plt Pusat Humas dan Informasi Kominfo Noor Iza, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.

Dia tidak mengelak bila penutupan ini memang terjadi jelang aksi demo pada 4 November 2016 yang akan diikuti setidaknya ratusan ribu umat Islam. Karena ditakutkan makin memperkeruh suasana.

“Sebenarnya permintaan untuk memblokir itu sudah ada beberapa waktu lalu, namun semakin ke sini (dekat dengan demo) permintaannya semakin besar. Maka dari itu kami perlu menindak,” katanya.

Saat CNNIndonesia.com mencoba untuk membuka salah satu dari situs tersebut, memang pihak operator dan ISP sudah melakukan pemblokiran.

Sebelas situs tersebut adalah

Lemahirengmedia.com,

portalpiyungan.com,

suara-islam.com

smstauhiid.com,

beritaislam24h.com

bersatupos.com

pos-metro.com

jurnalmuslim.com

media-nkri.net

lontaranews.com

nusanews.com.

(cnn/ep)

 

Berita Terkait

00031353

Total pengunjung : 31353
Hits hari ini : 113
Total Hits : 156669
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)