21 Mei 2018 | dilihat: 680 Kali
Seringkali Menang, Advokat ini Mulai Dilirik Masyarakat
noeh21

WARTAONE.NET || Jakarta -- Pengacara Muda asal Maluku tepatnya kepulauan Kei yang satu ini sejak pertama kali hijrah ke Jakarta pada bulan Maret 2014 sudah concern dalam penanganan perkara-perkara dibidang pertanahan, harta dan benda, dan perkara perdata lainnya. Dia adalah The King Of Lawyer AHMAD MATDOAN, SH,dan Rekan yang berkedudukan di (KBH) Jakarta. Telah disumpah secara resmi sebagai Advokat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Tahun 2013, setelah disumpah sempat kembali ke kepulauan Kei Maluku beberapa bulan kemudian baru kembali berdomisili tetap di Jakarta Tahun 2014. Karena sering memenangkan perkara bidang pertanahan, harta dan benda kini Ia mulai dilirik oleh masyarakat umum, instansi pemerintah, perusahaan swasta dan BUMD untuk membantu menyelesaikan permasalahan hukum yang mereka hadapi. Setelah berhasil menang dalam perkara tanah di Cipete, Kebayoran Baru Jaksel seluas 594 M2 dengan NJOP sebesar Rp.15.000.000,- per meter, perkara tanah di Kelurahan Pejuang seluas 7000 M2 dengan NJOP sebesar Rp. 5.000.000,- per meter, perkara tanah dan bangunan ruko sebanyak 18 ruko di jalan Ahmad Yani Mimika Papua dll, keberhasilannya kemudian mulai didengar oleh masyarakat. Disela kesibukannya yang begitu padat sehingga membuat Ia harus di rawat di salah satu RS di Jakarta akibat kecapean, Tim kami dari media wartaone sempat menjenguknya dan melakukan wawancara ringan dengannya. “iya saat ini saya sedang menangani perkara tanah masyarakat di Rt. 11 Kaliabang, Kel. Pejuang Kec. Medan Satria, Bekasi, kurang lebih sebanyak 90 KK dan perkara sengketa perburuhan di Jakarta Timur, saya di berikan kuasa oleh pihak perusahaan melawan para karyawan kemudian perkara jamaah umroh yang barang bagasinya hilang dengan menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines dan beberapa perkara lainnya”. “terhitung selama saya di Jakarta belum pernah sekalipun saya kalah di Pengadilan dalam menangani perkara tanah, harta benda dan bangunan, mungkin dari situ melalui mulut ke mulut akhirnya Alhamdulillah masyarakat semakin percaya saya untuk membantu mereka” “prinsipnya ketika kuasa sudah ditandatangani, hitam atau putih dalam penanganan perkara yang kita tangani harus dihadapi, dan tentunya jangan termakan bujuk rayu lawan yang pada akhirnya kredibilitas kita dipertaruhkan, kalau dari sisi kesulitan tentunya setiap perkara memiliki tingkat kesukaran tersendiri, tetapi malalui kesukaran itulah lawyer  mestinya dapat menemukan argumentasi hukum yang kuat, sehingga lawan kita tidak dapat membantahnya. Pangkas (Ali Wartaone indonesia)

 

Berita Terkait

00026500

Total pengunjung : 26500
Hits hari ini : 134
Total Hits : 127065
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)