14 Desember 2016 | dilihat: 924 Kali
Denny JA: Ahok Bisa Kalah di Putaran 1 Maupun 2
noeh21

WartaOne, Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA dalam rilis hasil survei terbaru dalam pilkada DKI Jakarta, Rabu (14/12), mempublikasikan bahwa saat ini sekitar 60,3 persen warga menginginkan gubernur baru. Kandidat petahana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpotensi kalah di putaran pertama maupun kedua.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menyebut jika munculnya sentimen ingin gubernur baru tetap seperti saat ini maka Ahok potensial kalah. 

“Kekalahan bisa terjadi di putaran pertama maupun kedua,” ujar Adjie membacakan hasil survei yang dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden pada 1-6 Desember 2016 di Jakarta. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random samplingMargin of error survei ini plus minus 4,8 persen. 

Adjie menyebutkan bahwa agar Ahok bisa menang butuh dukungan mayoritas pemilih Jakarta. Dia menegaskan bahwa untuk saat ini sebagian besar pemilih Jakarta menghendaki gubernur baru.

Adjie mencatat ada tiga alasan yang menyebabkan warga Jakarta ingin gubernur baru, yaitu pertama adanya rapor merah dari masyarakat atas empat kondisi kehidupan masyarakat ibu kota. "Persepsi publik terhadap empat aspek kehidupan sehari-hari yaitu aspek politik, ekonomi, keamanan, dan penegakan hukum cenderung negatif.”

Kedua yaitu sebagian besar publik tak nyaman dengan pro kontra kasus Ahok sejak mencuatnya kasus Al-Maidah. Dan ketiga, mayoritas publik yakni 65 persen tidak bersedia dipimpin oleh gubernur dengan status tersangka.

Sementara itu dari 60,3 persen warga Jakarta yang menginginkan gubernur baru, sebanyak 47,60 persen mendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan 34,80 persen mendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. 

"Untuk sentimen ingin gubernur baru, jika pilkada hari ini, Agus lebih dipilih dibandingkan Anies," kata Adjie seperti dikutip detikcom.

Berdasarkan keseluruhan hasil survei LSI Denny JA pada Desember 2016 ini, pasangan Agus-Sylvi memperoleh dukungan tertinggi, yakni 33,6 persen. 

Kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) berada di peringkat kedua dengan 27,1 persen dukungan. Adapun Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno (Anies-Sandi) meraup dukungan 23,6 persen. Sementara itu jumah responden yang belum memutuskan sebesar 15,70 persen. (cnn)

Berita Terkait

00031408

Total pengunjung : 31408
Hits hari ini : 394
Total Hits : 156950
Pengunjung Online : 3

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)