31 Maret 2017 | dilihat: 720 Kali
DIDUGA TIDAK  PEDULI  NASIB PENDIDIKAN  DI  MALUKU, DIRJEN KELEMBAGAAN RISTEK DIKTI TERANCAM DICOPOT
noeh21

Wartaone – Jakarta, Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Maluku gelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Jalan Raya Jend Sudirman Pintu I, Gedung D Depdiknas,Senayan Jakarta (31/03/2017)

Dalam pantauan media wartaone., sebanyak 50 an orang mahasiswa ini menuntut agar Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti segera memberikan ijin sekolah maritim di maluku segera ditandatangani dan Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti mundur dari jabatannya karena sudah tidak peduli akan dunia pendidikan. Tuntutan yang paling mendasar adalah  keluarkan Surat Izin Pendirian Perguruan Tinggi AMI Ternate hari ini juga.

Koordinator aksi Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Maluku Aziz Fadirubun dalam orasinya mengatakan,” Mencerdaskan anak Bangsa adalah kewajiban pemerintah menurut UUD 1945. Bagaimana jika pemerintah sendiri kemudian menjadi penghambat untuk mencerdaskan anak bangsa? Seluruh persyaratan untuk mendirikan Akademi Maritim Indonesia sudah kami penuhi, namun Dirjen Dikti seperti orang orang yang tuli, dan tetap tidak kasih ijin. Saya menuntut agar Dirjen Dikti dicopot dari jabatannya.” Paparnya.

Dalam pers rilisnya dikatakan, Representasi pemerintah yang menjadi penghambat untuk mencerdaskan anak bangsa salah satunya adalah DIRJEN KELEMBAGAAN DIKTI, yang dimana semangat pendidikan yang tinggi dari siswa AKADEMI MARITIM INDNESIA (AMI) TERNATE di musnahkan dengan kebijakan DIRJEN KELEMBAGAAN DIKTI yang telah  menabrak aturan KEPMEN dan KEPDIRJEN bersikukuh tidak ingin mengeIuarkan SURAT IZIN PENDIRIAN PERGURUAN TINGGI AKADEMI MARITIM INDONESIA (AMI) TERNATE, padahal meIaIui Yayasan yang menaungi AMI TERNATE telah memenuhi seluruh persyaratan yang di wajibkan oIeh KEPMEN dan KEPDIRJEN ataupun aturan Iain yang terdapat syrat pendirian perguruan tinggi swasta. Kenapa, Sebab apa, aIasan apa DIRJEN KELEMBAGAAN DIKTI bersikukuh tidak ingin mengeluarkan SURAT IZIN PENDIRIAN PERGURUAN TINGGI AKADEMI MARITIM INDONESIA (AMI) TERNATE sekaIipun AMI TERNATE telah memenuhi seluruh Persyaratan Pendirian Perguruan Tinggi AMI Ternate?

Setelah melakukan orasi  4 orang perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Maluku diterima oleh Polaris Siregar Kasubdit Hukum Kementerian Ristek dan Dikti, Hendrik bagian Humas, Tatok Kasubdit Kasubdit Pengkajian Kelembagaan didampingi puluhan awak media.

Dalam pertemuan tersebut Tatok menjelaskan,”Memang benar Yayasan AMI sudah melakukan pendaftaran sejak Januari tahun 2016 yang lalu secara online. Bulan April sampai juli 2017sudah diproses dan menurut kami memang belum dapat kami berikan ijin, karena status tanah dan bangunan sesuai permen no. 100 belum terpenuhi.”Terangnya.

Sementara menurut 4 orang perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Maluku, seluruh persyaratan sudah terpenuhi dan hambatan utama justru muncul dari pihak Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti yang tidak professional.

Dalam pertemuan tersebut akhirnya disepakati bahwa hari Senin 3 April 2017 akan dihadirkan pihak Yayasan Akademi Maritim Indonesia dengan membawa seluruh berkas pendaftaran untuk bersama sama diadakan verifikasi ulang agar dapat segera disetujui pengajuannya didampingi mahasiswa dan awak media.

Atas desakan para mahasiswa terkait sanksi apa yang akan diterima apabila nanti dalam proses verifikasi ternyata pihak Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti yang tidak professional dalam bekerja, Polaris Siregar menjamin dan siap mundur dari jabatannya apabila memang kesalahan yang terjadi akibat pihak Dirjen Dikti yang tidak professional.

“Ini jaminan saya dan media saya ijinkan untuk mempublikasikannya bahwa saya akan mundur dari jabatan saya apabila kami memang tidak professional,” kata Polaris Siregar selaku Kasubdit Hukum Kemenristek Kelembagaan Dikti kepada perwakilan mahasiswa dan awak media (31/03/2017).

Setelah mendapatkan jaminan akan diproses ulang terkait perijinan Akademi Maritim Indonesia untuk dapat disetujui, maka perwakilan mahasiswa membubarkan diri dan berjanji akan datang lagi tanggal 3 April untuk menagih janji.

Reporter : Anna Yulen

Editor : Dh. L

Berita Terkait

00073925

Total pengunjung : 73925
Hits hari ini : 105
Total Hits : 272440
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120