04 Maret 2017 | dilihat: 1232 Kali
Ternate Pintu Lalulintas Indonesia Timur dan Mozaik Kelautan
noeh21
AMI Ternate, Maluku Utara (dok)

WartaOne, Ternate - Bangsa Indonesia memiliki mozaik kekayaan sumber daya alam terutama wilayah laut yang beraneka ragam spesis dan beragam biota laut yang sangat menakjubkan. Ini membuktikan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki bangsa ini sangat kaya dan melimpah sehingga sampai-sampai tidak terurus.

Sebagai negara maritim, wilayah laut Indonesia mengambil dua pertiga dari wilayah nusantara, dengan luas kawasan sekitar 7,7 juta kilometerpersegi, terdiri atas 25 persen teritorial daratan (1,9 juta km2) dan teritorial laut seluas 75 persen (5,8 juta km2).

Luas wilayah daratan ini sama dengan 57 kali luas negara Belanda, 5 kali luas Jepang, dan 2 kali luas Pakistan. Potensi besar ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan teritorial laut terluas di dunia dengan keseluruhan garis pantai sepanjang 80.791 km.

Berdasarkan Data  FAO (Food and Agriculture Organization) pencurian SDA di laut, yaitu pencurian ikan (illegal fishing) diperkirakan Indonesia memperoleh kerugian mencapai Rp. 30 triliun/tahun. Dengan estimasi tingkat kerugian sekitar 25 persen dari total potensi perikanan yang dimiliki Indonesia sebesar 1,6 juta ton per tahun.

Sebagai negara berdaulat, Indonesia tentunya juga memiliki strategi perbatasan untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang mungkin terjadi.

“Sebagaimana Laut adalah masa depan bangsa Indonesia, jika sumber daya alam dikelolah dengan professional maka bangsa kita akan menjadi mandiri dan bermartabat ditengah bangsa-bangsa di dunia. Untuk itu dalam upaya akselarasi pembangunan dan penyediaan tenaga skill yang terampil sebagaimana amanat UU Nomor. 32 tahun 2004 tentang otonomi daerah, dan UU Nomor. 27 tahun 2007 tentang, pengelolaan wilayah-wilayah pesisir dan  pulau-pulau kecil,”. Ungkap ketua yayasan Pendidikan Titian Tini Eddy Wahab.

Ia juga menambahkan bahwa implemantasi undang-undang Nomor 27 tahun 2007, menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen, baik pemerintah maupun swasta.

Sehingga diperlukan kelembagaan yang mandiri dan kuat dalam menjawab tuntutan perkembangan dinamika dan kondisi wilayah berbasis kemaritiman dan berbasis gugus pulau.

Kota Ternate disamping sebagai penyangga provinsi Maluku utara, memiliki ciri daerah kepulauan, dan sangat strategis, karena merupakan pintu lalulintas wilayah timur baik melalui Jalur Laut maupun Udara yang menghubungkan wilayah-wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (SUMAPAPUA).

Ketika ditemui WartaOne (4/3) diruang kerjanya, Muhammad J. Abdurahman mengatakan, Untuk menjawab tantangan baik di tingkat lokal, regional maupun di tingkat global, maka pengurus Yayasan Titian Tini, sebagai lembaga swasta yang bergerak dalam pengembang sumberdaya manusia, menyadari bahwa hamparan wilayah perairan Maluku Utara yang terkenal luas hingga ke kawasan Eropa dan Asia Timur, sampai saat ini masih menyisakan permasalahan yang belum terselesaikan.

“Hal ini menjadi salah satu akibat lemahnya SDM dan terbatasnya tenaga-tenaga professional, baik di bidang Nautika, permesinan maupun tenaga Ketatalaksana Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan (KPN) sehingga kehadiran Akademi Maritim Indonesia ternate Maluku Utara menjadi solusi,” paparnya.

Akademi Maritim Indonesia (AMI) Ternate Maluku Utara, sebagai lembaga pendidikan tinggi (Diploma  D3), siap menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan berbasis kemaritiman sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan.

“Sebagai wujud komitmen, maka kami melakukan konsolidasi dan konsultasi semoga mendapat respon yang positif dari Pemda provinsi Maluku Utara dan Pemda kota Ternate. Harapan kami semoga Pemerintah Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara dapat memberikan dukungan baik secara kelembagaan maupun dukungan moril sebagai bentuk kepercayaan dan komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan kemaritiman di jazirah Maluku Utara yang kita cinta bersama,” harap M. Syafei. (Mhyron)

Berita Terkait

00031353

Total pengunjung : 31353
Hits hari ini : 132
Total Hits : 156688
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)