30 Oktober 2018 | dilihat: 52 Kali
Tragedi Lion Air JT 610
3 Jaksa Korban Pesawat Lion Air JT 610 Sudah Teridentifikasi 
noeh21
Kejaksaan Agung memastikan terdapat warga Adhyaksa yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang pagi tadi, Senin (29/10).
Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) telah menemukan dan mengangkat sejumlah penumpang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang. Di antara para korban tersebut, terdapat 3 Jaksa dan seorang staf Tata Usaha Kejaksaan yang ditemukan oleh Basarnas.

Wartaone.net - Upaya pencarian para korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) masih terus dilakukan oleh Tim Basarnas serta instansi terkait lainnya.

Pihak Lion Air sendiri dikabarkan telah menerima informasi hasil pencarian korban pesawat dari Basarnas berupa 24 kantong jenazah di hari pertama pencarian hingga dini hari tadi.

"Informasi per 29 Oktober 2018 bahwa telah menerima konfirmasi dari Basarnas yaitu 24 kantong jenazah. Upaya evakuasi seluruh penumpang, kru, dan pesawat JT-610 yang mengalami kecelakaan pada Senin di perairan Karawang, Jawa Barat, akan terus dilakukan," kata Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada pada Selasa dini hari.

Dari 24 kantong jenasah yang telah diangkat itu, terdapat identitas 3 orang Jaksa dan seorang staf tata usaha kejaksaan.

Terkait adanya korban Jaksa dan staf kejaksaan, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mukri membenarkan hal tersebut.

"Sementara yang tertera dalam manifes itu benar adalah warga Adhyaksa," ucap Mukri.

Mukri mengamini 4 orang yang terdiri dari 3 jaksa dan seorang staf tata usaha menjadi korban. Berikut ini empat nama orang tersebut yang juga tertera dalam manifes Lion Air JT 610:

- Andri Wiranofa (Jaksa Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung)
- Dody Junaedi (Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pangkalpinang)
- Shandy Johan Ramadhan (Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Bangka Selatan)
- Sastiarta (staf Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung)


Selain itu, menurut Mukri, ada seorang korban lain bernama Nia Sugiyono yang merupakan istri dari Andri Wiranofa. Nia turut berada di dalam pesawat itu.

Mukri menjelaskan bahwa para Jaksa dan staf kejaksaan, sedang mengejar waktu untuk mengikuti upacara Sumpah Pemuda di kantor Kejaksaan Bangka Belitung. Mereka yang bertugas di Banga Belitung itu memang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Seperti pegawai lain, mereka kerap pergi-pulang mudik saat akhir pekan.

Bukan hanya anggota Kejaksaan, dalam pesawat itu ada juga pegawai Kementerian Keuangan, BPK RI, juga Hakim yang jadi korban. (Red)
Berita Terkait

00026500

Total pengunjung : 26500
Hits hari ini : 100
Total Hits : 127031
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)