01 Desember 2018 | dilihat: 236 Kali
dr Reno Yonora Enozthezia, SPAn
Salah Kaprah Dunia Kesehatan Indonesia
noeh21
Diskusi dengan Indonesian Corruption Watch (ICW), dr. Eno mempersoalkan terkait kondisi yang terjadi saat ini pada program BPJS Kesehatan.
Upaya untuk memberi solusi terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang masih menyisahkan sejumlah masalah, terus dilakukan oleh dr Reno Yonora Enozthezia, SPAn. Baru-baru ini dr. Eno sapaan dokter cantik ini, melakukan diskusi terbuka dengan pihak Indonesian Corruption Watch (ICW).

Wartaone.net - Diskusi terbuka antara dr. Eno dengan Indonesian Corruption Watch (ICW) bertema ‘Mencegah Korupsi di Bidang Kesehatan di Era JKN‘ ini dilaksanakan pada 26 November 2018 yang lalu. Dalam kesempatan itu, dr. Eno mempersoalkan terkait kondisi yang terjadi saat ini pada program BPJS Kesehatan.

"Ini Fraud atau Programnya yang tidak masuk akal? Jika ada dugaan Fraud, cobalah berbesar hati menilai dulu lebih jauh ke dalam, agar tidak salah kaprah menilai bagian mana yang sebenarnya harus diperbaiki." ujarnya penuh tanya.

Dokter Eno mengaku pernah mempertanyakan kondisi ini kepada salah satu anggota Komisi IX DPR RI. Dia bertanya tentang mengapa terjadi banyak kekisruhan sejak kehadiran BPJS.

"Saya tanya pada beliau, kalau Bapak sakit, biasanya minum obat apa. Panadol? Berapa harganya Pak? Rp. 7.500 atau Rp. 12.000 ya. Ok anggap saja 7 ribu. Kalau Bapak berobat ke PPK 1 (Faskes tingkat pertama ) dengan gejala sakit kepala/demam/mual/ lemah dan sebagainya, coveran harga tiap orangnya Rp.10.0000,- (bahkan katanya kalau di Puskesmas Rp.8.000). Jika jasa dokter sekitar Rp. 3.000, Bapak bisa bayangkan apakah pelayanan dan obat yang diberikan akan rasional? Masa sih Dok harganya seperti itu? Itu baru gambaran sederhananya, belum kalau Bapak coba menilai harga coveran untuk pelayanan lainnya. Ini sebenarnya Fraud atau Programnya yang tidak masuk akal?" rinci dokter yang juga Bendahara Umum Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) ini.

Sebagai Sekjend Asosiasi Pekerja Tenaga Kesehatan Indonesia (Apnakesindo), dr. Eno memang cukup konsisten menyuarakan ketidakberesan yang terjadi pada kondisi dunia kesehatan di Indonesia. Dia bahkan pernah menyurati Presiden Jokowo tentang rasa kecewanya terhadap pelaksanaan BPJS Kesehatan. Dan belum lama juga, dr. Eno menyambangi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memberikan pemaparan mengenai perbaikan BPJS Kesehatan. (Red)
Berita Terkait

00031357

Total pengunjung : 31357
Hits hari ini : 189
Total Hits : 156745
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)