15 Desember 2016 | dilihat: 1097 Kali
Tudingan Terhadap Tommy Sebagai Donatur Gerakan Makar
noeh21
Tommy Soeharto (ist)

WartaOne, Jakarta – Tudingan terhadap Tommy Soeharto yang namanya tercantum dalam struktur sebagai donatur yang mendanai gerakan makar untuk menggulingkan Jokowi-JK, santer beredar di media sosial (medsos).

Menanggapi pemberitaan yang masih bergulir hangat di medsos tersebut, Agus Widjajanto, pengacara Tommy Soeharto mengklarifikasi tudingan tersebut dengan mengatakan bahwa, Tommy tidak tahu-menahu atas aktivitas yang dilakukan mereka.

"Pak Tommy dituduh sebagai pendana gerakan makar oleh pihak yang sekarang telah diproses oleh pihak kepolisian, termasuk saudari Firza Husain yang mengatasnamakan solidaritas keluarga cendana," ucap Agus dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Menurut Agus, Tommy sangat mendukung pemerintahan yang sah dan berdasar konstitusional. Terbukti dengan ikut mensukseskan program Tax Amnesty dengan jumlah cukup besar yang disetorkan kepada negara.

Kemudian daripada itu, sampai saat ini namanya masih tercantum sebagai anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang merupakan salah satu partai pendukung pemerintah.

“Atas dasar kedua butir itu saja sudah bisa membantah berita yang beredar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” papar Agus.

Selanjutnya Agus menghimbau Kementerian Komunikasi dan Informatika, sebagai lembaga yang mengatur dan mengawasi media, agar memblokir setiap berita yang mengarah fitnah dan pencemaran nama baik.

“Saat ini kami sedang memikirkan untuk mengambil langkah selanjutnya atas tuduhan tersebut," jelasnya.

Selain Tommy Soeharto, terdapat juga nama Praktisi Hukum Eggi Sudjana. Oleh karenanya, dia mengajak  putera bungsu mantan Presiden Soeharto serta tokoh-tokoh yang namanya dicatut agar segera melaporkan penyebarnya ke polisi.

Ajakan ini disampaikan Eggi Sudjana usai membuat laporan kasus tersebut di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Menurut Eggi, bahwa penyebar gambar tersebut telah melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan atau Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, tentang pencemaran nama baik.

Pada bagan struktur tersebut tertera 19 foto wajah dan nama tokoh dengan alur hirarki komandonya. Selain nama Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Tommy Soeharto, Firza Husein, Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet juga ada nama Eggi Sudjana dengan jabatan Ketua Gerakan Oposisi Nasional (Gonas).

Terkait dengan pemberitaan panas yang belakangan ini menjadi konsumsi banyak pihak, Ketua DPR Setya Novanto pun angkat bicara. Ia meminta agar Polri mengusut para penyandang dana makar  dengan profesional sesuai dengan fakta yang ada.

Setya Novanto mengatakan, pengusutan itu perlu dilakukan agar tidak ada fitnah serta menghindari kegaduhan akibat adanya isu makar terseut. 

“Kami meminta Polri untuk mengusut secara profesional agar semua itu tidak menjadi masalah yang lebih besar,” ucapnya, Rabu (7/12/2016). (ep)

 

Berita Terkait

00030898

Total pengunjung : 30898
Hits hari ini : 38
Total Hits : 155684
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)