23 Desember 2016 | dilihat: 935 Kali
Suap Ijon Dikpora Kebumen Senilai Rp4,3 miliar
noeh21
(ist)

WartaOne, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi setelah sebelumnya melakukan penggeledahan di sejumlah tempat pada Rabu (21/12/2016). Pemeriksaan di Mapolres Purworejo ini (Kamis, 22/12)  terkait dengan kasus suap ijon proyek Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kebumen pada APBD Perubahan 2016 senilai Rp4,3 miliar.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, selain mengamankan Sekretaris Daerah, Adi Pandoyo, ada delapan saksi lain yang diperiksa penyidik KPK. Diantaranya adalah Dian Lestari Subekti, anggota DPRD Komisi A Kabupaten Kebumen fraksi PDIP, anggota DPRD Suhartono, anggota DPRD Yudi Trihartanto dan Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Siigit Widodo.

Dian menjalani pemeriksaan untuk kesekian kali karena diduga mengetahui pusaran kasus ijon tersebut menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 15 Oktober silam.

“Setidaknya ada enam saksi yang memenuhi undangan KPK untuk diperiksa kemarin. Mereka masing-masing Dian Lestari Subakti (Anggota Komis A DPRD Kebumen), Yasinta (Kasi Srapras Dikpora), Imam Satibi (Rektor IAINU Kebumen), Teguh Supriyantono (Staf di Bagian Administrasi Pembangunan Setda), Barli Halim (pengusahaa dan mantan Ketua DPD PAN Kebumen) serta Khayub M Lutfie seorang Pengusaha Kontraktor di Kabupaten Kebumen,” ujar Febri, Jumat (23/12)

Khayub M Lutfie yang pada Pilkada Kebumen menjadi salah satu calon bupati dan rival Bupati Kebumen Mohammad Fuad Yahya, membenarkan adanya penggeledahan oleh KPK di kantornya yang beralamat di Desa Karangpoh RT 05 RW 02 Kecamatan Pejagoan, Kebumen pada Rabu malam (21/12), namun dia tidak tau dokumen apa yang dicari KPK juga tidak mengerti mengapa dirinya dipanggil KPK.

Dari sejumlah nama tersebut, nama Khayub menjadi nama baru. Sebelumnya, KPK menggeledah rumahnya di Desa Karangpoh Kecamatan Pejagoan. Dengan diperiksanya Khayub, total sudah ada 36 saksi yang diperiksa KPK.

Dari 36 orang saksi yang sudah dimintai keterangan sebagai saksi adalah”

1. Ketua DPRD Cipto Waluyo,

2. Mantan Ketua PAN Barli Halim,

3. Waket DPRD Agung Gerindra,

4. Supangat Kepala DPPKAD,

5. Ketua PKB Zaeni Miftah

6. Kasi Sarana Prasarana Pendidikan Dasar Dikpora, Yasinta,

7. PNS Administrasi Pembangunan, Umi,

8.  Kasran LBH Pakhis,

9. Hery Kusworo.

10. Agus Hasan Hidayat (Agus Among)

11. Hartono PAN

12. Adi Pandoyo Sekda,

13. PDIP Dian Lestari,

14. Imam Satibi rektor IAINU,

15. Aktivis LSM Petruk Basikun Mualim,

16. Kepala Dikpora, Ujang Sugiono,

17. Arif Budiman,

18. ULP Teguh Kris

19. Salim OSMA

20. Agus Mungalim

21. Baihaqi

22. Budi Waluyo

23. Edi Riyanto kpala ULP

24. Wakil Ketua Komisi A Sarwono

25. Sarman, kom A

26. Sri Parwati, kom A

27. Mukhsinun kom A

28. Nur Hidayati.kom A

29. Dwi Budi Satrio (sekwan)

30. Herwin Wijayanto (swasta),

31. Dokter Lia (dokter)

32. Mustika Aji (aktivis/india_gate)

33. Tambah Basuki (swasta),

34. Bupati kebumen M.Y. Fuad

35. Juberlan sihite (swasta)

36. Khayub Lutfi (pengusaha)

(HQ)
 

KRjogja.com

 

 

Berita Terkait

00031405

Total pengunjung : 31405
Hits hari ini : 352
Total Hits : 156908
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)