01 April 2017 | dilihat: 521 Kali
Tim Kuasa Hukum Siti Harsini Tjakra meminta Mabes Polri segera Tangkap Dirut PT. Royal Auto Gallery
Proses Hukum Siti Harsini Tjakra Mandek, Ada Apa Dengan MABES POLRI?
noeh21
Mabes Polri

Jakarta, WartaOne- Seorang ibu rumah tangga asal Menteng Jakarta Pusat Pada Tanggal 2 Oktober 2013 Mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia untuk melaporkan tindak pidana penggelapan sertifikat tanah milik Ny. Siti Harsini Tjakra dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) NO.714/GONDANGDIA a.n SITI HARSINI TJAKRA yang dilakukan oleh Roy Limawal alias Roy Himawan dirut PT. Royal Auto Galery yang saat ini sudah berstatus sebagai tersangka.

Dalam gelar perkara hasil penyidikan yang dikeluarkan oleh mabes polri telah ditetapkannya Roy Himawa dan Kardiman sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai dirut PT. Royal Auto Gallery serta Kardiman yang bekerja di PT. BANK UOB BOGOR selaku orang ke tiga yang menerima SHM milik Siti Harsini yang mulanya di gadaikan kepada Roy Limawal alias Roy Himawan karena butuh dana talangan senilai Rp 7.000.000.000 (tujuh milyar rupiah) kemudian dicairkan 6 Milyar dan sisanya yang 1 Milyar setelah penanda tanganan kesepakatan. Ternyata tanpa sepengetahuan Siti, SHM tersebut diagunkan oleh Roy Himawal ke Bank UOB BOGOR dengan perantara Kardiman sebesar Rp. 15.000.000.000 (lima belas milyar rupiah).

Akibat perbuatan pelaku, Siti Harsini seolah-olah memiliki kewajiban hutang sebesar 15 Milyar atau berkewajiban menanggung pelunasan kredit pelaku dengan jaminan pelunasan hutang tersebut yang seharusnya menjadi kewajiban Roy Limawal selaku Dirut PT RAG kepada PT. Bank UOB.

Hingga berita ini di muat, tidak ada kejelasan dari pihak kepolisian Mabes Polri mau dikemanakan kasus yang telah tiga tahun berlalu dari 2013 hingga 2017 ini?

Sementara itu Juru Bicara Tim Kuasa Hukum Siti Harsini Tjakra, Maskur Husain, SH ketika ditemui tim Investigasi Wartaone di kantornya Jl Utan Kayu Raya nomor 25, Matraman Jakarta Timur, Sabtu (1/4/17) menyampaikan bahwa Berdasarkan surat laporan polisi nomor : LP/826/X/2013/BARESKRIM tertanggal 02 Oktober 2013 tersangka diduga melakukan Tindak Pidana Penggelapan dan Pemalsuan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHP atau Pasal 383 atau Pasal 378 KUHP dan Pasal 263 ayat (1) dan (2)  KUHP atau Pasal 266 ayat (1) dan (2) KUHP.

Saat ini, langkah awal yang kami tempuh adalah dengan melayangkan surat ke Mabes Polri yang intinya mempertanyakan mengapa kasus ini tidak ditindaklanjuti sementara pemeriksaan saksi-saksi serta gelar perkara sudah dilakukan dan telah didapatkan tersangkanya. Yang ke-2 kami meminta agar tersangka Roy segera di panggil dan diperiksa sebagai saksi maupun tersangka agar kemudian perkara ini segera dilimpahkan ke lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan Negara dibidang penuntutan dalam hal ini pihak Kejaksaan”.

Bersambung....

Berita Terkait

00030902

Total pengunjung : 30902
Hits hari ini : 76
Total Hits : 155722
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)