27 April 2017 | dilihat: 532 Kali
Hari Bhakti  Pemasyarakatan Ke - 53 :
Komitmen Membangun Industri Dalam Lapas
noeh21
Kemenkumhan H. Yasona Laoly

 

WartaOne - Jakarta, “Perubahan Mindset dan culture set  petugas Pemasyarakatan harus menjadi sasaran utama dan pertama. Konsep sinergis dalam nilai Kami PASTI, jangan hanya well documented, tapi harus well implemented”. Demikian ditegaskan menteri Hukum Dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly, dalam perigatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-53, Kamis (27/4) di kantor pusat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Jln Veteran No.11 Jakarta Pusat.

Ia meminta momentum peringatan kali ini  bukan hanya seremonial saja, namun Pemasyarakatan harus mempersembahkan wujud nyata pemerintah dalam menghadirkan negara bekerja. Salah satunya keberhasilan merevitalisasi lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan Negara (rutan) sebagai sentra industry yang  diharapkan berubah dari lembaga konsumtif menjadi lembaga produktif.

“Lapas tidak hanya sebagai tempat membina narapidana secara konvensional, tetapi juga sarana untuk mendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas. Bahkan, dapat memberikan pemasukan bagi kas Negara, termasuk memberikan penghasilan bagi narapidana yang produktif,” lanjut Yasonna.

Apalagi saat ini telah ditetapkan dan dibangun beberapa industry dalam lapas mulai dari manufacturing, percetakan, olahan makanan dan penggemukan sapi. 

Paradigma pembinaan sudah harus bergeser. Tak hanya member ketrampilan sebagai bekal Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk kembali kemasyarakat, tetapi mengarah pada pembinaan yang produktif dalam wujud pembangunan industry dalam lapas.

Menkumham mengajak seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk melakukan introspeksi diri dan segera bergerak melakukan pembenahan. “Kita perlu sebuah kata kunci, yaitu komitmen sebagai pondasi dan benteng dalam mengaplikasikan niat untuk melakukan pembenahan diri. Manfaatkanlah momentum ini untuk melakukan perubahan dan melatarbelakangi pembenahan secara massive dan total.”tegasnya.

Tak lupa, Menkumham menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan yang memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan Pemberantasan Handphone, Pungutan liar, dan Narkoba,  serta upaya memperbaiki kualitas dalam pemberian pelayanan terhadap masyarakat. 

“Tetaplah memiliki semangat untuk bekerja dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen untuk menjaga integritas moral dan memiliki keyakinan untuk membangun Pemasyarakatan yang lebih baik dimasa depan. Tetaplah menjadi pelayan masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan Negara.” pesannya.

Pesan tersebut langsung dibuktikan dengan diberikannya sejumlah penghargaan kepada pegawai berprestasi, mulai dari Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Lapas, dokter, perawat hingga Jabatan Fungsional Umum yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 yang bertema ; “Kami Kerja, PASTI Bersih Melayani” ini juga dijadikan momen untuk memperkuat sinergi Ditjen PAS dengan intansi lain yang turut berperan dalam memajukan Pemasyarakatan, yakni kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara tentang optimalisasi pengawasan dan pengendalian Aparatur Sipil Negara yang menjadi WBP Tentara Nasional Indonesia (TNI) tentang penugasan dan penyaluran personil TNI sebagai putugas lapas/rutan, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tentang pelatihan pencak silat dan pendirian padepokan silat di lapas/rutan.

Ada pula kerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) tentang program pendampingan perencanaan pembangunan, pengembangan perencanaan dan penyusunan kebijaksanaan teknis bangunan Pemasyarakatan, Universitas Budi Luhur tentang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dibidang Pemasyarakatan, Bank Negara Indonesia (BNI) tentang Penyediaan dan Pemanfaatan layanan Jasa Perbankan, Yayasan Jeera tentang Program Kemandirian WBP berbasis kemitraan, Yayasan Indonesia Biru (YIB) tentang Pembinaan dan Bimbingan WBP dibidang Agribisnis, Yayasan Koreksi (YK) tentang Dukungan Pengembangan Penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan berbasis masyarakat, serta Daya Kreasi Revolusi (DKR) tentang Program Kemandirian WBP berbasis kemitraan.

Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-53 ditutup dengan pegelaran sendra tari WBP “Merangkai Asa” di Lapas Narkotika Jakarta pada Kamis (27/4) petang serta peresmian Lapas Terbuka Kendal sebagai Lapas Produktif berupa Panen Raya”Saatnya Memberi” yang akan di relay melalui aplikasi zoom pada Sabtu (29/4).

Reporter :
Koko

Berita Terkait

00036983

Total pengunjung : 36983
Hits hari ini : 14
Total Hits : 170163
Pengunjung Online : 3

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)