15 April 2017 | dilihat: 627 Kali
Kapolres Sorong Bantah Suruh Brigpol M Lakukan Teror Terhadap Ketua IPJI
noeh21
AKBP Rudy Prasetyo, Si.k, Kapolres Sorong

WartaOne#Sorong- Dugaan ancaman pembunuhan yang dilakukan Oknum Polri Brigpol M terhadap ketua IPJI Kabupaten Sorong, Papua Barat mendapat tanggapan serius dari Polda mapun Polres setempat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Sorong AKBP M Rudy Prasetyo, Si.k ketika ditemui awak media di halaman Mapolres yang mengaku sangat menyayangkan tindakan tak terpuji Brigpol M. terlebih lagi, oknum tersebut membawa-bawa nama pimpinan yakni Kapolres dan Kasat Reskrim.

“Tidak benar apa yang disampaikan dia (Brigpol M). Dia akan diperiksa dan disanksi tegas sesuai aturan anggota Polri. Selama ini justru kami selalu menjalin hubungan baik  dengan rekan-rekan media di Sorong”. Ungkap AKBP Rudy Prasetyo, Si.k.

Tidak hanya itu, Kapolda Papua Barat Brigjen Martuani Sormin pun menanggapi serius dugaan rencana pembunuhan oleh oknum Polri Bripka M terhadap ketua IPJI.

Menyikapi hal tersebut DPW IPJI Papua Barat sudah membentuk tim advokasi yang beranggotakan lima pengacara yang akan siap mengawal dan melakukan pendampingan terhadap Ketua IPJI Papua Barat.

Sebelumnya ramai diberitakan Ketua IPJI Papua Barat Hasan Lessy dan Direktur Eksekutif LBH Keadilan Masyarakat dan Pers Papua Barat (KMP2B), Moh Iqbal Muhiddin, SH melaporkan Bripka M ke Propam Polres Sorong, Rabu (12/4).

Laporan dilakukan karena terbetik kabar Bripka M pernah bicara di hadapan beberapa orang bahwa dia mengaku pernah disuruh pimpinannya untuk membunuh seorang wartawan di Kota Sorong. Orang tersebut adalah Ketua IPJI DPW Papua Barat.

Salah satu yang mendengar ucapan Bripka M adalah Koordinator Laskar Anak Bangsa Anti Korupsi (LABAKi) Papua Barat, Andrew Warmasen. Kemudian, Andrew Warmasen yang dalam kesibukannya selalu bersinergi dengan para insan pers di Papua Barat ini langsung menyampaikan hal tersebut ke sejumlah wartawan nasional maupun lokal yang ada di Kota Sorong.

Mendengar hal itu solidaritas wartawan tergugah. Melalui beberapa perwakilan wartawan media cetak dan elektronik mendatangi Polres Sorong untuk melaporkan Bripka M ke bagian Propam.

“Tindakan yang dilakukan Bripka M menunjukkan tidak keprofesionalan dan sangat mencederai institusi Polri, khususnya Polres Sorong.Ini kan sudah dikategorikan tindak pidana pengancaman sebagaimana diatur di dalam pasal 368 ayat 1 KUHP. Meskipun Brigpol M mengklaim bahwa apa yang ia sampaikan sifatnya hanya bercanda tetapi hal itu sangat tidak pantas. Apalagi yang bersangkutan berkapasitas sebagai Kanit Intel Polsek Moraid,” tegas Iqbal.

Iqbal juga mengapresiasi pihak Polres Sorong, dalam hal ini Kapolres AKBP Moch Rudy Prasetyo S.IK beserta jajarannya yang dengan cepat merespon laporan tentang Brigpol M.

“Kami apresiasi Kapolres Sorong, Kasat Reskrim dan Kanit Propam yang dengan cepat mengambil tindakan cepat terhadap Brigpol M. Kami sudah terima informasi bahwa yang bersangkutan (Brigpol M) sudah diperiksa dan kemungkinan besar sesuai steatmen pak kapolres, akan dicopot dari jabatannya,”. tuntas Iqbal.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Taufik Rachman, SH, MH mendesak pimpinan Polri untuk segera mengungkap rencana pembunuhan terhadap Ketua IPJI Papua Barat.

Desakan tersebut disampaikan Taufik Rachman, Kamis (13/4) kepada insan pers bahwa "Pimpinan Polri harus segera menyelidiki masalah ini. Rencana pembunuhan wartawan merupakan rencana keji dan tak boleh dibiarkan” .Tegas Taufik.

(rahman)-(Ed : BW)

 

Berita Terkait

00036984

Total pengunjung : 36984
Hits hari ini : 31
Total Hits : 170180
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)