05 Februari 2017 | dilihat: 569 Kali
Fokal IMM Siapkan 1000 Advokat untuk mengawal KH. Ma’ruf Amin
noeh21

WartaOne, Jakarta - Pernyataan terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan mempersoalkaan kesaksian Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin ke ranah hukum memantik reaksi sejumlah pihak.

Ketua Umum Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM), Armyn Gultom, mengatakan pihaknya berkomitmen menyiapkan 1.000 advokat untuk mengawal dan melindungi Ma'ruf Amin

"Kornas Fokal IMM berkomitmen mengawal dan melindungi KH Ma'ruf Amin dengan menyiapkan 1.000 advokat," kata Armyn dalam keterangan pers tertulis yang ditandatanganinya beserta Sekjen Fokal IMM Azrul Tanjung.

Armyn menuturkan, pernyataan Ahok itu tidak dapat dapat dipandang sebagai suatu ucapan tanpa implikasi serius, baik terhadap Ma'ruf ataupun SBY. "Pernyataan tersebut merupakan pembunuhan karakter terhadap sosok keduanya sebagai tokoh bangsa," ujarnya.

Dalam sidang Selasa lalu, Ahok mempersoalkan kesaksian Ma'ruf yang dianggapnya tidak objektif dan memojokkan dirinya.

Ahok juga menilai Rais Aam PBNU itu memiliki kedekatan dengan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang merupakan lawan politiknya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

Tak hanya itu, mantan Bupati Belitung Timur ini beserta tim kuasa hukumnya menyatakan memiliki bukti komunikasi antara Ma'ruf dan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono, pada Oktober 2016. Atas hal ini, kubu Ahok berencana memperkarakan Ma'ruf ke ranah hukum.

Namun, ‎langkah hukum yang akan ditempuh Ahok kepada Ma'ruf terhenti setelah warga Nahdliyin, Muhammadiyah beserta umat Islam lainnya mengecam perlakuan Ahok tersebut.

Akhirnya, Ahok meminta maaf kepada Ma'ruf dan meralat pernyataannya bahwa dirinya tak bermaksud demikian. Ia juga tak bermaksud melaporkan Ma'ruf ke ranah hukum. Namun, permohonan maaf itu belum dilakukannya secara langsung.

Armyn menilai, pernyataan Ahok berpotensi memicu gejolak sosial pada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh koordinator wilayah dan daerah Kornas Fokal IMM se-Indonesia untuk menjadi tuan rumah dan memfasilitasi konsolidasi umat Islam di wilayahnya masing-masing.

"Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama tersebut adalah kejahatan serius yang wajib disikapi dan diproses secara hukum," katanya. (okezone)

Berita Terkait

00031404

Total pengunjung : 31404
Hits hari ini : 299
Total Hits : 156855
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)