06 Januari 2017 | dilihat: 1190 Kali
Ahli Waris Tanah Pulogebang Memberi Kuasa Kepada Maskur Husain SH
noeh21

WartaOne, Jakarta – Beberapa orang tua warga Rt. 07/02, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mendatangi Kantor Hukum Maskur Husain & Rekan, Jumat (06/12/2016) untuk menyampaikan keluhannya  terkait  ketidakpastian status hukum atas kepemilikan tanah warisan mereka.

Mereka bertutur, berawal pada sekitar tahun 1969. Seseorang bernama H. Salamdani datang ke pemukiman mereka yang dipenuhi oleh warga keturunan Betawi asli secara turun temurun, bernama Desa Gapura. Sebelum terjadi pemekaran, pemukiman ini masih masuk dalam wilayah Bekasi Jawa Barat.

Pada lokasi yang saat ini masuk dalam wilayah Pulogebang, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, H. salamdani mengaku sebagai pihak yang mendapat perintah untuk melakukan pembebasan tanah oleh pemerintah pusat terkait rencana pengeboran oleh Pertamina.

H. Salamdani ketika itu (1969-1974) memastikan kepada warga bahwa wilayah yang mereka tempati adalah  lokasi pengeboran minyak, dan dirinya bersedia menjadi fasilitator pengalihan areal tersebut  ke ke Pertamina termasuk pembebasannya.

Lantaran niat H. Salamdani yang dinilai baik oleh warga setempat ketika itu,  maka warga sepakat untuk bersedia dan menunjuk Ketua RT, Adji Banjir yang masih bagian dari keluarga mereka untuk menjadi koordinator pembebasannya.

Setelah melakukan pengosongan, H. Salamdani membantu pemilik tanah untuk mengajukan pembuatan sertifikat ke BPN jawa Barat, hingga kemudian terbit sertifikat sejak tahun 1973-1974-1975 atas nama pemilik pertama berdasarkan alasha Girik masing-masing.

Sebanyak 25 sertifikat berlambang bola dunia terbit, tapi H. Salamdani tidak menyerahkannya kepada pemilik tapi disimpan sendiri.

Beberapa saat berselang, H. Salamdani berangkat ibadah Haji. Hanya saja, semenjak kembali dari ibadah Haji, dirinya menghilang seperti ditelan bumi, dan tidak ada kabar berita tentang transaksi serta segala sesuatu yang berkaitan dengan persoalan tanah yang tengah mereka garap termasuk memenenuhi hak ahli waris.

Beberapa tahun kemudian H. Salamdani muncul untuk  mengatakan bahwa 25 Sertifikat tersebut dibawa kabur/dicuri oleh anak angkatnya yang juga sebagai karyawannya, Samsul Bahri, saat dirinya berangkat ibadah Haji, dan menurutnya, Sertifikat tersebut telah dijual kepada seseorang bernama Petra.

H. Salamdani menjelaskan bahwa anak angkatnya tersebut telah melakukan transaksi dengan berbagai pihak yang dia tidak tahu.

Diantaranya adalah Bank Exim yang kemudian mengklaim kepemilikannya dan menunjuk Kontraktor PT. Gubah Nusa Semesta untuk pembangunan perumahan Taman Pulo Gebang. Dari lahan yang luasnya 14Ha tersebut dibangun perumahan seluas 5Ha.

Semenjak saat itu, terjadi gugatan perdata/pidana antara pihak yayasan dana pension Bank Exim yang belakangan diteruskan/dilanjutkan oleh Yayasan Dana Pensiunan Bank Mandiri Tiga.  

Menjadi pertanyaan besar bagi keluarga ahli waris hingga saat ini; Mengapa hak-hak untuk menerima ganti rugi belum terealisasi. Mengapa H. Salamdani bisa mengaku sebagai pemilik dari tanah tersebut, dan  berbagai pertanyaan besar lainnya.

Menurut warga, yang menjadi lebih aneh lagi, pihak Pemprov DKI Jakarta Timur tiba-tiba saja membuat surat edaran pemberitahuan ke warga masyarakat yang masih menempati areal tersebut bahwa tanah yang mereka tempati akan ditertibkan karena dianggap sebagai bangunan liar dan menjadi areal fasilitas sosial dan fasilitas umum perumahan.

Oleh karena itu, maka penggusuranpun dilakukan oleh Satpol PP, Polres Jakarta Timur dan BKO Polda Metro Jaya pada tahun 2013 jam 5 dinihari.

Kemudian, setelah penertiban/penggusuran tersebut dilakukan, pada tanah yang masih tersisa itupun dibangun pagar tembok tinggi dan hanya disisakan lorong kecil seukuran badan, mengisolasi 11 KK yang terkurung di dalamnya.  Pada tembok beton itupun tertulis “Tanah Milik Yayasan Dana Pensiun Bank Mandiri Tiga.

Salah seorang warga bernama HA Jumadi kepada WartaOne mengatakan bahwa dirinya dan semua korban meminta agar kasus ini segera dituntaskan. (ep)

Berita Terkait

00031352

Total pengunjung : 31352
Hits hari ini : 81
Total Hits : 156637
Pengunjung Online : 5

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)