31 Maret 2017 | dilihat: 512 Kali
KTV Jual Miras Izin Akan Dicabut
noeh21
Ilustrasi

Baturaja  WartaOne- Meski banyak nya pengusaha hiburan keluarga  di kabupaten OKU yang telah mengatongi izin mamun demi untuk mencari ke untungan semata  pengusaha tersebut tak pernah hirau kan  akan terjadi nya rawan trantib disebap kan  oleh minuman keras  yang di konsumsi oleh pengunjung.

Sepanjang jalan litas tengah sumatera terdapat ada beberapa karaoke hiburan keluarga  namun lebel tersebut sepertinya hanya menjadi bungkus saja

Menurut Yoki Pebruansyah  selaku sekretaris  Dinas  Penanaman Modal  dan Perzinan Terpadu satu pintu menjelas kan kepada media ini di kantor nya (27/03/2017) kemarin tentang ketentuan dan larangan dari izin usaha dan HO yang di keluar kan oleh instansi nya  menjelaskan,

”kami bisa mengluarkan izin tersebut  berawal dari dokumen dari izin hiburan dan keramaian dari pihak Polres OKU,  baru lah pemohon izin kami berikan formulir untuk kami proses dan tentunya permohonan sudah ia baca dan dijelas kan tidak boleh menjual miras dari golongan A, B ,D dan  C dan tidak boleh menjual makanan yang mengadung narkoba  apapun jenisnya dan jam oprasi yang telah di tentukan pukul 00.00 wib ruko atau pun tempat usaha segera untuk mengakhiri aktivitasnya, kalau sampai lebih dari itu apalagi sampai subuh kita pasti akan tutup paksa dan cabut izin usahanya apa lagi sampai jual minuman impor (ber-alcohol)itu. tandas nya                

Dari hasil penelusuran media ini di seluruh KTV keluarga di daerah OKU disinyalir sudah banyak yang menyimpang dari ketentuan seperti KTV MC yang berada di jalan SM BADARUDIN 11 sebelum kita masuk puluhan wanita pekerja malam yang nenawarkan jasa untuk menemani berkaraoke ria serta di lihat dari roum  satu persatu  ada beberapa pengunjung yang lagi asik menikmati miras jenis impor dari bermacam lebel.

Tidak sampai disitu, ketika kami bersama tim masuk untuk mengetahui pasti keadaan yang sebenarnya di KTV tersebut kami sempat bertanya kepada para pekerja untuk pesan minuman impor, jawab nya “ada pak mau berapa botol nanti kita antar ke roumnya” kata pelayan. Sebelum yang dipesan datang selain minuman hotel bintang lima ada juga minuman racikan yang ber alcohol tinggi juga tawar kan oleh karyawannya  ke kami.

Tentunya kegiatan usaha tersebut sudah bertentangan dengan  aturan perda  tentang miras di oku dan ketentuan pidana kurungan badan 3 bulan beserta denda 50 juta rupiah.

Kepada  pihak pemeritah kabupaten OKU dan instansi terkait lainnya agar tidak menutup mata tentang adanya ke laliman yang ber bungkus hiburan keluarga, sebab, mininuman keras sangat lah berdampat buruk bagi semua golongan. (mf reds)

By; Jumahludin 

 

 

Berita Terkait

00030899

Total pengunjung : 30899
Hits hari ini : 60
Total Hits : 155706
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)