05 November 2016 | dilihat: 859 Kali
Semangat Gotong Royong Warga Seli Membangun Desa
noeh21
Geliat Pembangunan jalan Kelurahan Seli

Seli Tidore - WartaOne.net
Warga RT 01,02,03,04 /RW.001 dan RW.002 Desa Kelurahan Seli Kecamatan Tidore Kota Tidore Kepulauan, membangun jalan Industri dengan dana swadaya. Selain iuran warga, dana juga didapatkan dari sumbangan warga Seli yang telah sukses di Luar Tidore. WartaOne.net juga mengutip salah satu akun facebook bernama, Rusdi Thamrin  pria kelahiran seli yang bekerja di dinas pemuda dan oleh raga kota ternate dalam komentarnya yaitu Dengan semangat Gotong royong perintisan jalan produksi kelurahan seli sepanjang 3 km.

Lurah Seli, Kasim Ismail Saat di konfirmasi WartaOne.net melalui saluran telepon, mengatakan kepedulian masyarakat pada lingkungan memang perlu digalakkan kembali, terutama dalam membangun desa atau lingkungannya. Dia mengatakan pembangunan jalan industri di wilayahnya itu menghabiskan total dana Rp 52.500.000. Itu telah di wacanakan oleh masyarakat Seli serta pemerintah kelurahan sejak tahun 2011 namun baru mulai terlaksana di bulan oktober-November  2016 ini.

Kelurahan seli dengan luas wilayah 475 meter persegi namun sangat kaya dengan hasil rempah-rempah berupa cengkih dan pala hingga mampu menyekolahkan anak-anak mereka sampai pada pendidikan tinggi, warga masyarakat seli yang jumlah jiwa 1043 ini kemudian berkumpul dan  membuat  ide dengan cara mengumpulkan iuran warga dan bantuan warga yang sukses di Luar Tidore, serta pemerintah Kelurahan membantu fasilitasi dengan bahasa setempat mengungkapkan  ngom ne prinsip,tere  andalan pemerenta lau sagali  ( prinsipnya kami Jangan selalu mengandalkan bantuan pemerintah saja-red).

“Dengan swadaya dan gotong royong, akan memberikan nilai positif bagi warga. Masyarakat menjadi mempunyai rasa memiliki dari apa yang dibangunnya. Mereka pun tergerak untuk ikut menjaganya,’’katanya.

Menumbuhkan Perekonomian

Kasim Ismail menambahkan, Jalan industri di kerjakan mulai dari perbatasan RT. 01 dan RT. 02 sampai di Fola Lamo melewati Kron dengan Volume sepanjang Kurang lebih 5 Kilo meter ini Dirinya pun berharap, jalan yang dinamakan jl. industri di Kelurahannya tersebut bisa menumbuhkan perekonomian warga Seli pasalnya. "klo dulu torang panen cengkeh deng pala di kobong pulang bapikul skrg so bisa pulang pake oto." (semula Saat panen rempah-rempah cengkeh dan pala di kebun pulang mikul sekarang sudah bisa pakai mobil-red)

Karena letaknya jauh dari perkotaan dan akses jalan utama. Tetapi setelah jalan industri  dibangun, pembangunan di desa mulai menggeliat. Desa menjadi tertata rapi dan perekonomian menjadi ikut meningkat.

Pembangunan ini juga tidak lepas dari bantuan pemilik alat berat warga di Luar seli dari kelurahan  toloa Bernama Muhamad atau biasa disapa HAMA ,’’ujarnya.  Pembangunan dengan swadaya dan gotong royong itu, muncul  dari gagasan keinginan kelompok masyarakat yang di sebut  LPM itu serta Lurah Seli Kasim Ismail

Menurutnya, masyarakatnya yang sebagian besar bekerja sebagai petani itu, sudah terbiasa untuk hidup bergotong royong. Bahkan untuk memberikan apresiasi pada masyarakat SELI, pihaknya mengadakan lomba kebersihan, kerapian, dan keindahan (K3) di kelurahan.

Lomba dalam rangka HUT RI  itu menurut Kasim untuk memberikan semangat pada masyarakat agar ikut menjaga K3 di Kelurahan seli. Dengan begitu, mereka jadi ikut peduli untuk menjaga pembangunan di lingkungannya, jelasnya. (MH)

Berita Terkait

00030902

Total pengunjung : 30902
Hits hari ini : 75
Total Hits : 155721
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)