19 November 2016 | dilihat: 547 Kali
Partai Golkar Konsisten Dukung Ahok-Djarot
noeh21
Ahok-Djarot (ant)

WartaOne, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi menegaskan partainya tetap konsisten mendukung pasangan calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat, meskipun Ahok sudah berstatus tersangka. 

"Kalau menurut peraturan perundangan-undangan, walau Ahok telah berstatus tersangka, Pilkada jalan terus dan tidak berpengaruh pada statusnya sebagai calon. Begitu pula jika dia berstatus terdakwa," kata Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi di Jakarta, Sabtu.

Hanya saja, tambah Fayakhun jika Ahok menang di Pilkada DKI Jakarta pada Februari 2017 mendatang, dan saat itu statusnya terdakwa, maka yang bersangkutan tetap dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta dan pada saat itu juga diberhentikan sementara sebagai Gubernur hingga perkaranya selesai. 

Ia mengatakan, Pasal 163 Ayat (7) dan Ayat (8) UU No 10 Tahun 2016 sudah mengatur bahwa parpol pengusung tidak bisa menarik dukungan, begitu juga si calon tidak bisa mengundurkan diri.

"Pasal 191 dan Pasal 53 UU No. 8 Tahun 2015 juga melarang baik itu calon maupun parpol untuk baik itu mengundurkan diri dari pencalonan ataupun menarik dukungan kepada calon tersebut," katanya.

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara, Margarito, Kamis lalu mengatakan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan tetap bisa menjadi bakal calon di Pilkada DKI Jakarta. 

Margarito berpendapat, proses penyidikan dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok tidak akan berpengaruh terhadap pencalonannya dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Status itu tidak mengubah dan menggugurkan dia (Ahok) menjadi calon gubernur," katanya.

Margarito mengatakan, walaupun seandainya Bareskrim memiliki bukti cukup untuk menaikkan kasus itu, tetap saja hal itu tidak akan menggugurkan hak pencalonan Ahok untuk menjadi calon. Karena tidak ada aturan hukum yang dapat dipakai untuk hal itu.

"Dia masih tetap punya hak untuk menjadi calon gubernur. Jadi, sekali lagi, tidak ada hukum yang bisa dipakai dasarnya," katanya.(ant/ep)

Berita Terkait

00031324

Total pengunjung : 31324
Hits hari ini : 37
Total Hits : 156593
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)