23 Februari 2017 | dilihat: 878 Kali
Nama Bupati Diperjualbelikan untuk Kepentingan Proyek Ijon
noeh21
Sidang Tipikor

WartaOne, Kebumen - Pada persidangan Tindak Pidana Korupsi ke-7  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Selasa (21/02/2017) mengungkap fakta mengejutkan atas korupsi berjamaah di Kabupaten Kebumen. Hal tersebut terjadi ketika terdakwa  Hartoyo menghadirkan saksi-saksi, Ujang Sugiono, Kasran, Arif Budiman, Zaeny Miftah, Yahya Fuad (Bupati Kebumen) dan Sigit Widodo persidangan konfrontasi.

Dalam keterangannya, Hartoyo mengungkapkan bahwa proyek pengadaan alat peraga yang diinisiasi oleh Arif Budiman dengan Sigit Widodo sempat terjadi negosiasi fee dikisaran 80 juta dan 40 juta, hingga  terjadi kesepakatan di angka 60 juta.

Pada persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mencecar keterangan  saksi Arif Budiman pada  BAP 035 yang menyebutkan ada fee yang ditanyakan oleh Bupati Kebumen terhadap Arif yang pada saat itu bersama Heri Kusworo dibelakang pendopo. Hal itu dibantah keras oleh Yahya Fuad (Bupati), setelah dikonfrontir pada persidangan tersebut, terbukti pernyataan Arif Budiman tidak benar.

Pada hari yang sama, ada informasi menyebutkan Heri Kusworo, salah seorang yang sebelumnya pernah dipanggil KPK, keberadaannya sedang di Jakarta untuk memenuhi panggilan penyidik KPK. Hanya saja setelah beberapa kali wartaone menelusuri, yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.

Dari beberapa saksi yang dihadapkan pada persidangan tersebut, terungkap bahwa mantan tim sukses Bupati (Kasran) meminta fee sebesar 20% kepada Hartoyo yang disaksikan pula oleh Sigit Widodo. Terungkap fakta pula di persidangan ada beberapa orang mantan timses yang menjual nama Bupati untuk kepentingan pribadi tanpa sepengetahuan Bupati.

Saksi Ujang Sugiono pada keterangannya yang berbelit-belit, setelah banyak dicecar oleh JPU KPK akhirnya mengakui adanya fee paket pengadaan dan proyek ijon tanpa sepengetahuan Bupati.

Sementara itu, saksi Kasran menyampaikan bahwa ia mendapat informasi tersebut bukan dari Bupati tapi dari teman- teman LSM dan para anggota Dewan bertepatan pada waktu pelantikan Bupati di Semarang" ujar punggawa LBH Pakhis tetsebut.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa depan untuk pemeriksaan terdakwa Hartoyo 28/02/2017 pukul 09.00 WIB. (P66)

Berita Terkait

00031355

Total pengunjung : 31355
Hits hari ini : 155
Total Hits : 156711
Pengunjung Online : 2

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)