08 Maret 2017 | dilihat: 834 Kali
Kondisi Jalan Penuh Lumpur dan Berbau Meresahkan Pedagang
noeh21
pasar Higienis, Ternate

WartaOne, Ternate - Kondisi jalan yang berada di belakang pasar Higienis, kelurahan Gamalama sangat memprihatinkan. Jalan yang sehari-hari dilalui oleh masyarakat, dipenuhi lumpur dan berbau. Kerusakan ini tidak saja mengganggu perjalanan masyarakat sekitar tapi juga sangat berpengaruh terhadap aktifitas masyarakat sehari-hari yang melakukan transaksi jual beli.

Sudah sejak lama pedagang di seputaran areal itu mengeluh. Kondisi jalan yang rusak dan mengeluarkan bau busuk tersebut tidak juga mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Seperti yang disampaikan oleh salah seorang pedagang sembako, Maimun. Menurutnya, para pedagang dan pembeli sudah sangat resah dengan kondisi ini.

“Kami merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi jalan seperti ini. Sudah rusak, ditambah pula para pedagang ikan yang membuang air rendaman ikan di jalan, jadinya sangat berbau. Hal ini menjadikan pembeli jarang membeli di tempat kami. Mereka lebih memilih membeli di tempat lain.  Kami sangat berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini”. Jelasnya penuh harap.

Dalam kesempatan yang sama, Kadir Sadik, salah satu pedagang di pasar ikan itu, mengatakan bahwa sebelumya ia sudah pernah mendengar bahwa jalan tersebut akan diperbaiki pemerintah secepatnya. Namun, sampai saat ini belum ada realisasi atau tindak lanjut.

Kadir juga menerangkan, akibat dari musibah berupa ombak besar yang terjadi sekitar sebulan yang lalu dan telah merusak tempat yang digunakan untuk meletakan tampungan-tampungan ikan mereka, kini dengan sangat terpaksa mereka harus meletakan sebagian tampungan-tampungan ikan di jalan yang rusak kemudian air  sisa rendaman ikan tersebut dibuang ke jalan.

“Biasanya air rendaman ikan itu dibuang langsung kelaut, akan tetapi karena sudah rusak dan belum diperbaiki, maka mereka terpaksa membuangnya di jalan tersebut,” ucap Kadir kepada WartaOne.

Kadir yang merupakan koordinator para pedagang ikan di tempat tersebut, mengaku telah memberikan catatan kebutuhan perbaikan tempat penampungan ikan. Dibutuhkan anggaran sekitar dua puluh juta rupiah kepada dinas pasar kota Ternate sebulan yang lalu, akan tetapi sampai saat ini pihak dinas pasar belum merespon itu.

“Kami sangat berharap pemerintah bisa segera mengatasi masalah ini, kami sudah memberikan data kebutuhan perbaikan lokasi tempat penampungan ikan itu sekitar sebulan yang lalu.Pihak dinas pasar sudah berjanji memperbaiki secepatnya, tapi sampai saat ini belum ada respon balik dari dinas pasar. Dan ini sangat meresahkan kami”. Ungkapnya. (Inggrit)

Berita Terkait

00031352

Total pengunjung : 31352
Hits hari ini : 94
Total Hits : 156650
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)