22 Desember 2016 | dilihat: 1400 Kali
Gakkum LHK Akan Memberi Sanksi PT. SCP dan PT. BAF
noeh21

WartaOne.net, Jakarta - Banyak pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit khususnya yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Tengah. Sebut saja PT. Suryamas Cipta Perkasa dan Perusahaan PT. Berkah Alam Fajarmas anak perusahaan PT. Best Agro  International Group yang melakukan usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah.

Perusahaan tersebut tidak memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup (Amdal), Izin pelepasan kawasan, Belum melakukan ganti rugi pembebasan lahan tanah hak ulayat. Kemudian, sebagian areal perkebunan tersebut berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Sebangau dan Hutan Lindung.

Hal tersebut berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 529/Menhut-II/2012 tanggal 25 september 2012 tentang penunjukan areal hutan di wilayah provinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah seluas kurang lebih 15.300.000 hektar sebagai kawasan hutan.

Bukan hanya itu, ganti rugi pembebasan lahan tanah sebesar kurang lebih 53 milyar kepada  warga masyarakat setempat pun belum diselesaikan.

Atas temuan tersebut Direktorat Jenderal Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan menindak tegas perusahaan perkebunan kelapa sawit ini karena terindikasi kuat melakukan tindak pidana sesuai ketentuan peraturan dan perundang - undangan yang berlaku yang diantaranya adalah diduga kuat telah terjadi kerusakan lingkungan bahkan terindikasi adanya pemusnahan orang utan di lokasi perkebunan tersebut.

Berkaitan dengan itu, pada tanggal 13 Desember 2016, bertempat di ruang rapat Direktorat Pengaduan Pengawasan dan Sanksi Administrasi, telah dilaksanakan rapat untuk membahas tindak lanjut pengaduan masyarakat terkait pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit. Notulensi rapat pembahasan dan pengaduan atas kegiatan PT. Suryamas Cipta Perkasa dan PT. Berkah Alam Fajarmas.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Subdirektorat Penanganan Pengaduan dan dihadiri oleh Direktorat Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat, Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan,  Direktorat Pengaduan Pengawasan dan Sanksi Administrasi dan Pemimpin Umum media wartaone.

Direktorat Jenderal berjanji akan menindak tegas perusahaan kelapa sawit milik PT. Suryamas Cipta Perkasa dan PT. Berkah Alam Fajarmas anak perusahaan PT. Best Agro International Group yang menjalankan aktivitas tidak sesuai prosedur yang diatur dalam ketentuan (Nkh)

Berita Terkait

00031352

Total pengunjung : 31352
Hits hari ini : 90
Total Hits : 156646
Pengunjung Online : 4

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)