17 November 2016 | dilihat: 1059 Kali
BPK Diminta Audit Investigasi Dana IPWL
noeh21
Foto: Antara

WartaOne, Jakarta - Pengadaan dan pembangunan gedung rehabilitasi Institusi Penerima Wajib Lapor  (IPWL) Napza di Desa Ake Kolano, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara diresmikan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Gedung IPWL di Tidore yang mampu menampung sekitar 100 orang korban penyalahgunaan narkoba tersebut, hingga saat ini belum ditempati dan kerusakan sudah terjadi dimana-mana, seperti dinding yang mulai retak, atap yang bocor serta saluran air dan pagar yang berantakan.

Saat ini di Indonesia terdapat kurang lebih 118 IPWL yang sudah terakreditasi, sekitar 46 yang didaftarkan IPWL baru dan masih harus menjalani proses akreditasi.

Berkaitan dengan itu, Wartaone telah menyampaikan surat permintaan informasi kepada direktorat jenderal rehabilitasi sosial dengan tembusan menteri sosial perihal permintaan informasi dan klarifikasi atas dugaan korupsi program IPWL di tujuh provinsi, yakni jambi, sumatera selatan, jawa timur, kalimantan barat, kalimantan selatan, sulawesi utara, termasuk  maluku utara yang sampai sekarang belum ada jawaban.

Atas permasalahan tersebut, Salah satu tokoh masyarakat maluku utara yang namanya tidak mau disebutkan meminta agar Badan pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi terkait program pembangunan sarana dan prasarana gedung IPWL di tujuh provinsi karena diduga kuat telah merugikan keuangan Negara. (nch/ep)

Berita Terkait

00031353

Total pengunjung : 31353
Hits hari ini : 129
Total Hits : 156685
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)