20 Maret 2017 | dilihat: 492 Kali
Banpus Naik Signifikan, Firdaus Tekankan Transparansi Dalam Penggunaan Dana Desa
noeh21
Ahmad Firdaus

Baturaja, Warta One - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, Ahmad Firdaus menerangkan bahwa di tahun 2017 ini OKU akan menerima Banpus yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan mengingat masih banyaknya daerah-daerah yang sarana dan pra sarana belum cukup memadai.

"Untuk tahun 2017 ini naik signifikan menjadi Rp 112 miliar yang sebelumnya di Tahun 2016 lalu dana desa sebesar Rp 88 miliar," terang Firdaus di kantornya, Jum’at (17/3/17).

Firdaus menambahkan bahwa nantinya dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini akan dibagikan ke semua desa di Kabupaten OKU. Total ada 143 desa di OKU, dan Masing-masing desa disebutkan Firdaus, mendapatkan sekitar Rp 600-700 juta.

Berdasarkan dari hasil rapat koordinasi Nasional di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bahwa di instruksikan dana desa Sebesar Rp 200.000.000 sampai Rp 300.000.000 dapat digunakan untuk Embung (sarana penampungan air) desa. Dengan catatan harus sesuai dengan kondisi desa tersebut. paparnya.

Kemudian, lanjut Firdaus, dana desa itu juga dialokasikan untuk pembangunan sarana olah raga yang nilainya sebesar Rp 50 sampai Rp 100 juta.

Sementara untuk teknis pembangunan dan penganggarannya, setiap desa bisa mengacu pada Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 4 Tahun 2017 tentang pedoman teknis pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD). Serta, Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2017 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa setiap desa.

"Dengan adanya perbub itu setiap desa dapat memahami dana desa serta membuat APBDes Tahun 2017 sebagai dasar pelaksanaan alokasi dana desa." imbuhnya.

Firdaus menekankan agar prioritas penggunaan dana desa tetap berdasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Nomor 22 Tahun 2016 tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa Tahun 2017.

Sementara ditempat  rerpisah, Radit (32) salah satu LSM penggiat anti koprusi di wilayah kabupaten Ogan Komring Ulu menekankan agar kepala desa yang dapat bantuan tersebut dapat lebih transparan.

“ya intinya kepala desa harus lebih transparan dan lebih terbuka dalam menggunakan dana desa  jika melenceng dari aturan  ya tanggung sendiri resikonya”.tegasnya. (JM)

Berita Terkait

00031405

Total pengunjung : 31405
Hits hari ini : 368
Total Hits : 156924
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120
Rek. Mandiri: 006-00-0270782-0
(an. PT Olan Cali Shanzaki Putra)