26 Juni 2019 | dilihat: 130 Kali
9 Pasutri Bertarung Pilkades Serentak Kebumen
noeh21
"Masyarakat Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah sedang menggelar pesta demokrasi untuk memilih calon kepala desa mereka. Sejumlah fakta menarik muncul pada Pilkades Kebumen ini, salah satunya 9 Pasutri ikut bertarung".

Kebumen, Wartaone.net - Pilkades serentak Kabupaten Kebumen digelar di 346 desa di 26 kecamatan, Selasa (25/6/2019) hari ini. Sedikitnya 1.013 calon kades akan memperebutkan kursi kepala desa. Dari seribuan lebih calon kades tersebut, terdapat 9 pasangan suami istri yang juga ikut dalam kontestasi.

Kesembilan pasutri yang bertarung dalam Pilkades Kebumen kali ini terdapat di 9 desa, antara lain, Karangtengah, Karanggayam (Wardiyem dan Suryonegoro), Kaligubug, Padureso (Eko Wiji Saputro dan Siti Rokhayah), Kedungbulus, Prembun (Faiq Hasan dan Dyah Sulistyowati), Kebapangan, Poncowarno (Lenjing Parman dan Mustiah), Ambalresmi, Ambal (H Wagino dan Sani Riyanti), Ampelsari, Petanahan (Mistakhudin dan Umi Maskanah), Sidomukti, Kuwarasan (Sukiman dan Purwati), Semampir, Buayan (Eko Apriliati dan Ali Fathur Rokhim) dan di desa Banyumudal, Buayan (Suprapto dan Krismiati).

Selain itu, di Desa Widoro, Karangsambung, terdapat calon kepala desa antara bapak mertua dengan anak menantunya. Keduanya adalah pasangan Bahiroh dan Ahmad Sodiq.

Sesuai aturan, Pilkades memang tidak diperbolehkan adanya calon tunggal. Untuk menyiasati aturan itu, beberapa petahana terpaksa menggandeng istrinya untuk mengisi kekosongan.

"Untuk regulasi yang mengatur antara lain Perda No 10 Tahun 2016, Perbup No 22 Tahun 2017 dan Perbup No 31 Tahun 2017. Sesuai aturan tersebut tidak diperbolehkan ada calon tunggal atau musuh kotak kosong," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kebumen, Frans Haidar, Selasa (25/6/2019).

Sehari sebelum pelaksanaan pemilihan kepala desa, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz bersama rombongan melakukan monitoring di sejumlah desa yang akan menyelenggarakan Pilkades, Senin(24/6/2019).

Adapun desa-desa yang dimonitoring Yazid Mahfudz antara lain, Desa Kutosari, Gemeksekti, Karangsari dan Gesikan di Kecamatan Kebumen, Desa Klapasawit, Brecong, Setrojenar dan Bocor di Kecamatan Kebumen.

Selain Bupati, Kemudian, Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Tim juga ikut memantau di wilayah Kecamatan Mirit dan Ambal. Sedangkan Tim III yang dipimpin oleh Sekda Ahmad Ujang Sugiono, memantau persiapan di wilayah Kecamatan Poncowarno, Alian dan Kutowinangun.

Di lain sisi, ternyata tidak semua desa melaksanakan Pilkades di hari yang sama. Yazid Mahfudz mengatakan, terdapat dua desa harus ditunda pelaksanaan Pilkades karena tidak memenuhi syarat ketentuan.

Sehingga, Pilkades serentak tahun 2019 yang mestinya diikuti 348 desa, menjadi 346 desa yang siap menggelar pesta demokrasi. (G55)
Berita Terkait

00067917

Total pengunjung : 67917
Hits hari ini : 127
Total Hits : 254324
Pengunjung Online : 1

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jl. Utan Kayu Raya No. 25 Matraman
Telp/Fax: 021-2298 5718 Jakarta Timur 13120